Archive for June, 2015

Pemberitahuan Pelaksanaan Wasdalbin PTS 2015

Surat Pengantar Monev 2015

Instrumen Monev 2015

Satgas Anti Narkoba UMRI Mengadakan Seminar Bahaya Narkoba

DSCF3995-min

Pekanbaru- Satgas Lembaga Pendidikan Bebas Narkoba Universitas Muhammadiyah Riau mengadakan seminar bahaya narkoba di lingkungan UMRI. Yanda Rahmanto selaku ketua satgas menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa umri mengetahui tentang bahaya narkoba bagi diri dan lingkungan masyarakat. Peserta kegiatan ini berasal dari mahasiswa UMRI. (15/06/15).

Pemateri kegiatan ini berasal dari kalangan kampus dan BNNP Riau, dr. Taswin Yacob, S.Ps selaku Wakil Rektor I yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis menyampaikan bahwa bahaya narkoba bagi kesehatan jika dilihat dari zat adiktiv maka pemakai akan ketergantungan sehingga lama lama menjadi kritis (sakaw). Banyak lagi bahaya yang akan ditimbulkan dari narkoba tersebut.

Dari segi hukum pengedar maupun pengguna akan dikenakan pidana dari 20 tahun sampai pidana hukuman mati, kata Aksar, SH, M.Hum dosen Ilmu Hukum UMRI.

BNNP Riau menyampaikan bahaya narkoba setiap tahunnya semakin meningkat dengan angka kematian setiap harinya 40 orang meninggal dunia. Untuk itu BNNP bekerjasama dengan dunia pendidikan membentuk satgas untuk terciptanya lingkungan pendidikan (kampus) yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Jadi.., kita selaku mahasiswa generasi penerus bangsa harus menjauhi narkoba dan menyampaikan tentang bahaya narkoba kepada keluarga dan lingkungan kita. Dan merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberantas narkoba. Say no to drugs..

Debate Kandidate CAPRESMA dan CAWAPRESMA BEM UMRI TA. 2015/2016

DSCF3563-min
Pekanbaru- Komisi Panitia Pemilihan Raya Mahasiswa UMRI mengadakan debate kandidat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Kegiatan ini merupakan rangkaian proses pemilihan raya yang bertujuan untuk menyampaikan visi dan misi masing-masing calon,”terang Reza (08/06/15).
Reza selaku ketua panitia berharap dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa memahami dan mengetahui siapa yang pantas menjadi Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa BEM UMRI untuk 1 tahun kedepan. Rangkain kegiatan tersebut sudah kami mulai dari pendaftaran sampai masa kampanye dan kami telah menjaring 2 calon yang sesuai dengan persyaratan yaitu no. 1 bayu dan vivi, no. 2. Taufik dan Rozi, “ terang Reza.
Kami juga berharap mahasiswa UMRI berperan aktif dalam memilih, jumlah mahasiswa UMRI yang terdata mempunyai hak pilih sebanyak 2500 orang,” tutup reza.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor II Bakaruddin, SE., MM, beliau menyampaikan organisasi yang ada di UMRI harus selalu eksis sehingga para pemimpinnya harus mempunyai tanggung jawab untuk memajukan BEM UMRI dan pihak universitas telah menganggarkan dana untuk pembinaan kegiatan kemahasiswaan.

Disiplin Sholat Lima Waktu

Di antara ciri menonjol muttaqin (orang-orang bertaqwa) ialah rajin menegakkan sholat sebagaimana diperintahkan Allah ta’aala dan dicontohkan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam.

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” (QS AlBaqarah ayat 2-3)

Muttaqin menyadari bahwa sholat merupakan bukti keimanan yang sangat signifikan. Dan mereka sangat menyadari betapa besar akibatnya bila seseorang dengan sengaja meninggalkan sholat wajib lima waktu tanpa alasan yang dibenarkan syariat. Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan orang yang meninggalkan sholat sebagai terlibat dalam kekufuran bahkan kemusyrikan!

سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ

“Aku mendengar Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Sesungguhnya antara seorang lelaki dan kemusyrikan serta kekufuran ialah meninggalkan sholat.” (HR Muslim 116)

Malah dalam hadits lainnya Nabi shollallahu ’alaih wa sallam berlepas diri dari orang yang dengan sengaja melalaikan kewajiban sholat. Sehingga beliau mengatakan bahwa tindakan tersebut akan menghilangkan jaminan Allah ta’aala dan RasulNya atas orang itu pada hari berbangkit kelak.

عَنْ أُمِّ أَيْمَنَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَتْرُكْ الصَّلَاةَ مُتَعَمِّدًا فَإِنَّهُ مَنْ تَرَكَ الصَّلَاةَ مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَرَسُولِهِ

Dari Ummu Aiman radhiyallahu ’anha bahwa sesungguhnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Jangan kamu tinggalkan sholat dengan sengaja. Karena sesungguhnya barangsiapa meninggalkan sholat dengan sengaja maka sungguh lepaslah darinya perlindungan Allah ta’aala dan RasulNYa.”(HR Ahmad 26098)

Dan perlu diketahui bahwa urusan paling awal yang akan Allah ta’aala periksa atas hamba-hambaNya pada hari pengadilan ialah sholatnya. Barangsiapa yang sholatnya dikerjakan dengan baik maka beruntunglah dia, dan sebaliknya barangsiapa yang sholatnya dinilai kurang, maka kekurangannya hanya bisa ditutup bila hamba tersebut punya simpanan sholat sunnah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَلَاتُهُ فَإِنْ وُجِدَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتُقِصَ مِنْهَا شَيْءٌ قَالَ انْظُرُوا هَلْ تَجِدُونَ لَهُ مِنْ تَطَوُّعٍ يُكَمِّلُ لَهُ مَا ضَيَّعَ مِنْ فَرِيضَةٍ مِنْ تَطَوُّعِهِ ثُمَّ سَائِرُ الْأَعْمَالِ تَجْرِي عَلَى حَسَبِ ذَلِكَ

“Sesungguhnya hal pertama yang diperhitungkan dari seorang hamba Allah ta’aala pada hari kiamat ialah sholatnya. Jika didapati ia sempurna maka ia dicatat sebagai sempurna. Jika didapati terdapat kekurangan, maka dikatakan ”Coba lihat adakah ia memiliki sholat sunnah yang dapat melengkapi sholat wajibnya?” Kemudian segenap amal perbuatannya yang lain diproses sebagaimana sholatnya. (HR AnNasai)

Saudaraku, tegakkanlah sholat wajib lima waktu dengan disiplin. Sebab Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengatakan bahwa sholat wajib akan menghapuskan segenap kesalahan seorang muslim laksana daun yang berguguran dari sebatang pohon.

فَقَالَ:”إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا تَوَضَّأَ، فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ صَلَّى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ تَحَاتَّتْ خَطَايَاهُ، كَمَا تَحَاتَّ هَذَا الْوَرَقُ”، ثُمَّ تَلا هَذِهِ الآيَةَ: {أَقِمِ الصَّلاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ} [هود: 114] .

“Seorang muslim bila berwudhu dan ia baguskan wudhunya kemudian ia sholat lima waktu, maka berguguranlah kesalahannya seperti bergugurannya daun ini.” Kemudian beliau membaca ayat sbb: “Tegakkanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (HR Thabrani 6028)

Saudaraku, usahakanlah sedapat mungkin untuk selalu menegakkan sholat wajib lima waktu berjamaah di masjid, khususnya bagi kaum pria muslim. Sebab ahli fiqih dari kalangan para sahabat, yaitu Abdullah ibnu Mas’ud radhiyallahu ’anhu mengatakan bahwa orang yang sholatnya dikerjakan di rumah –bukan di masjid- berpotensi untuk menjadi sesat dari jalan Allah ta’aala.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ غَدًا مُسْلِمًا فَلْيُحَافِظْ عَلَى هَؤُلَاءِ الصَّلَوَاتِ حَيْثُ يُنَادَى بِهِنَّ فَإِنَّ اللَّهَ شَرَعَ لِنَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُنَنَ الْهُدَى وَإِنَّهُنَّ مِنْ سُنَنِ الْهُدَى وَلَوْ أَنَّكُمْ صَلَّيْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ كَمَا يُصَلِّي هَذَا الْمُتَخَلِّفُ فِي بَيْتِهِ لَتَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ وَلَوْ تَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ لَضَلَلْتُمْ

Ibn Mas’ud radhiyallahu ’anhu berkata: “Barangsiapa ingin bertemu Allah ta’aala esok hari sebagai seorang muslim, maka ia harus menjaga benar-benar sholat pada waktunya ketika terdengar suara adzan. Maka sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’aala telah mensyari’atkan (mengajarkan) kepada Nabi shollallahu ’alaih wa sallam beberapa SUNANUL-HUDA (perilaku berdasarkan hidayah/petunjuk) dan menjaga sholat itu termasuk dari SUNANUL-HUDA. Andaikan kamu sholat di rumah sebagaimana kebiasaan orang yang tidak suka berjama’ah berarti kamu meninggalkan sunnah Nabimu Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam. Dan bila kamu meninggalkan sunnah Nabimu Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam pasti kamu tersesat.” (HR Muslim 1046).

Bahkan dalam hadits yang sama, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ’anhu mengatakan bahwa pada masa Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam masih hidup tidak ada orang yang sengaja tidak sholat berjamaah di masjid kecuali orang munafiq yang tidak diragukan kemunafiqannya. Na’udzubillahi min dzaalika..!

وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا وَمَا يَتَخَلَّفُ عَنْهَا إِلَّا مُنَافِقٌ مَعْلُومُ النِّفَاقِ

Dan sungguh dahulu pada masa Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam tiada seorang tertinggal dari sholat berjama’ah kecuali orang-orang munafiq yang terang kemunafiqannya.” (HR Muslim 1046). (eramuslim)

Pertandingan Takraw Antar Fakultas

DSCF7529-min

Pekanbaru- UMRI melalui bagian pengembangan kegiatan kemahasiswaan mengadakan pertandingan takraw antar fakultas.
Pertandingan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Baidarus, M.Ag., MM, beliau menyampaikan UM RI telah mempersiapkan sarana dan prasarana agar mahasiswa dapat menyalurkan minat bakat baik dalam bidang seni, olahraga maupun diskusi ilmiah dalam bentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Rektor mengintruksikan setiap hari jum’at jadwal perkuliahan ditiadakan dan diganti dengan aktifitas kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Dedet P. Hendriko, A.Md Kassubag. Pengembangan Kegiatan Kemahasiswaan mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bakat mahasiswa dibidang olahraga takraw dan yang mempunyai bakat akan dilatih untuk dijadikan tim takraw UMRI dalam mengikuti iven mahasiswa nantinya.

Peserta pertandingan ini adalah utusan fakultas-fakultas yang ada di UMRI dan dimenangkan oleh fakultas teknik.

Pendaftaran tes TOEP dan TKDA

Unduh

Data Serdos Tahun 2015

Kopertis Wilayah X

DIKTI

Form Data Dosen Tetap

Berdasarkan surat Kopertis Wilayah X No. 885/010/KP/2015 tanggal 9 Juni 2015 perihal Form Data Dosen Tetap. Maka dengan ini kami beritahukan kepada seluruh dekan Fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Riau agar dapat menhimbau dosen tetap yang ada fakultas untuk dapat melengkapi data yang dibutuhkan tersebut. Data dosen tetap di kirim ke email : ramadona@umri.ac.id, paling lambat di terima tanggal 20 Juni 2015.

Surat Kopertis X

Form Data Dosen Tetap

StudentBlog theme is brought to you by Quasargaming.com online slot games such as Plenty on twenty, Fruits and sevens and Columbus deluxe.