Archive for the ‘Info Jurnal Nasional/Internasional’ Category

Informasi Seputar PAK (5)

Screenshot_326

[5] Informasi Seputar PAK

Berikut ini adalah daftar unduhan beberapa file yang menarik untuk dibaca. Unduhan tersebut terkait dengan bagaimana strategi memilih jurnal untuk publikasi, informasi terkait seminar internasional yang perlu diwaspadai, informasi terkait Web of Science dan Web of Knowledge, dan informasi terkait dengan DOAJ.

  1. Panduan Memilih Jurnal untuk Publikasi
  2. Petunjuk Mencari Jurnal Internasional yang Baik
  3. Informasi tentang The Science (Conference)
  4. Web of Science and Web of Knowledge
  5. Journal Quartile di WoS-JIF.pptx
  6. DOAJ
  7. Investigasi Jurnal Man in India

Demikian semoga bermanfaat.

Daftar Jurnal Indonesia Terindex Scopus Per April 2017 (Active=24)

Journal’s Record ID, Title, Print ISSN, E-ISSN & Status
Screenshot_5

Publisher’s Name & Country
Screenshot_6

Note:

1. Dibandingkan dengan Scopus Journal List Oct 2016, di List yang terbaru ini ada penambahan Journal of Indonesia Islam oleh UIN Sunan Ampel Surabaya.
2. Masih ada beberapa Jurnal Indonesia yang terindex di 2016 dan 2017 belum terlist di Scopus Journal List terbitan April 2017 misalnya Hayati Journal of Bioscience (HJB) dari IPB.

Sumber:

Scopus Journal List April 2017 di SINI

Daftar Jurnal yang dibatalkan oleh Scopus hingga Feb 2017 (Scopus Discontinued Sources List Till Feb 2017 ) bisa baca di SINI

Buku Kekuatan 50 Institusi Ilmiah Indonesia

Buku Profil Peringkat 50 Besar Institusi Indonesia Terindex Scopus

Kekuatan 50 Institusi Ilmiah Indonesia 

screenshot_2016-12-19-17-21-10-1

Oleh Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual
Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan
Terbitan Tahun 2016

screenshot_2016-12-19-18-32-33-1

Buku ini menyajikan peta kondisi publikasi ilmiah Indonesia, memperlihatkan gambaran lengkap tentang jumlah dan pertumbuhan publikasi, produktivitas penulis, bidang ilmu, kolaborasi penelitian dan tempat publikasi, berisi banyak informasi bernilai yang sangat membantu pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan alokasi anggaran, pemberian penghargaan dll, bisa unduh di :
http://www.kopertis12.or.id/wp-content/uploads/2016/12/DOC-20161215-WA0003-4.compressed-min.pdf (330 halaman dikecili sampai  2,7 MB)
atau bisa dari:
https://www.dropbox.com/s/4q9mjyq1a5hrwhb/DOC-20161215-WA0003.pdf?dl=0

screenshot_2016-12-19-17-47-16-1

sumber : http://www.kopertis12.or.id/2016/12/19/buku-kekuatan-50-institusi-ilmiah-indonesia.html

Ayo Bandingkan CiteScore Metrics Jurnal-Jurnal Indonesia yang Terindeks Scopus

screenshot_2016-12-09-12-14-33-1

Caranya :
1. Buka https://journalmetrics.scopus.com

2. Klik show Filters

3. Masukkan title jurnal ke search title, pilih tahun dari 2011-2015, mis saya masuki Telkomnia Pak Tole, cari CiteScore tahun 2015, lalu tekan enter akan tampil seperti di bawah ini :

screenshot_2016-12-09-12-40-15-1

4. Tekan di nama title atau angka CiteScore yang berwarna biru akan tampil Source Details seperti di bawah ini :

screenshot_2016-12-09-12-40-58-1

What is CiteSore Metrics ?

It’s time for a new standard of research excellence.

CiteScore™ metrics are a new standard to measure serial citation impact. Comprehensive, transparent, current and free, CiteScore metrics help you to analyze the impact of all serial titles – including journals – in Scopus.

CiteScore: a new metric to help you track journal performance and make decisions

Today Elsevier is launching CiteScore metrics: a new standard that gives a more comprehensive, transparent and current view of a journal’s impact that will help you guide your journal more effectively in the future.

CiteScore metrics are a family of eight complementary indicators listed below. You can find out more about the individual indicators on the Scopus Journal Metrics website.

  • CiteScore
  • CiteScore Tracker
  • CiteScore Percentile
  • CiteScore Quartiles
  • CiteScore Rank
  • Citation Count
  • Document Count
  • Percentage Cited

Ini perbandingan CiteScore dari 10 jurnal terbaik Indonesia

screenshot_2016-12-10-06-09-28-1-1

(berdasarkan SJR). Alhamdulillah IJPEDS adalah yang terbaik dgn 0,96 disusul Acta medica Indonesiana dgn 0,87. Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis dan International Journal on Electrical Engineering and Informatics sangat ketat bersaing dgn masing-masing 0,54 dan 0,53

sumber : http://www.kopertis12.or.id/2016/12/09/ayo-bandingkan-citescore-metrics-jurnal-jurnal-indonesia-yang-terindeks-scopus.html

Penawaran Insentif bagi Jurnal Ilmiah Terakreditasi Kemristekdikti

Panduan Memperoleh Akses Langganan E-Journal 2016

gambar jurnal

Panduan Memperoleh Akses Langganan E-Journal 2016
http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/

Nomer : 1196/E5.2/TU/2016    Tanggal : 19 Juli 2016
  • Panduan Memperoleh Akses Langganan E-Journal
  • Panduan Akses E-Journal 2016
  • Petunjuk Penggunaan Cengage
  • Petunjuk Penggunaan Proquest
  • Petunjuk Penggunaan Summon Ristekdikti

Hasil Jurnal Nasional Terakreditasi Kemristekdikti Periode I Tahun 2016

gambar jurnal

Hasil Jurnal Nasional Terakreditasi Kemristekdikti Periode I Tahun 2016
http://simlitabmas.ristekdikti.go.id

Nomer : 1130/E5.2/TU/2016 Tanggal : 14 Juli 2016
Hasil Akreditasi Terbitan Berkala Ilmiah Cetak Periode I Tahun 2016 silakan unduh di SINI

Baca juga:

Inilah Daftar Jurnal Nasional Terakreditasi Kemristekdikti yang Masih Berlaku

Daftar Jurnal Indonesia Terindex SCOPUS per Mei 2016 (Active=20)

logo-ristekdikti-8-64407_172x172

Daftar Jurnal Indonesia Terindex SCOPUS Mei 2016

Screenshot_336

Publisher’s Name

Screenshot_337

Total 23 jurnal (3 ganti nama), 20 active , 4 terindex di tahun 2014 ( Al-Jami’ah dari UIN Sunan Kalijaga dan Biodversitas dari MIPA UNS, Indonesian Journal of Applied Linguistics dari UPI, International Journal Of Electrical and Computer Engineering dari IAES) dan 1 terindex awal 2015 yaitu Studia Islamika dari UIN Syarif Hidayatullah.

Masih ada 1 jurnal kita yaitu International Journal On Advanced Science, Engineering and Information Technology (IJASEIT) juga sudah dinyatakan accepted oleh SCOPUS Desember 2015 yang kemungkinan baru akan tampil di SCOPUS LIST akhir 2016 ini.

Sumber : Scopus journal title listMay 2016
https://www.elsevier.com/__data/assets/excel_doc/0015/91122/title_list.xlsx

Free Download Fulltext Articles From Journals and Ebooks

journal-international-logo

Memperhatikan ada beberapa pendidik lagi butuh rujukan situs yang bisa unduh artikel gratis dari jurnal dan ebook yang berkualitas, tergerak untuk  share kembali  (mohon maaf bagi yang sudah ada):

Untuk yang open akses, terdapat beberapa pilihan yang bagus :

1. Directory of Open Access scholarly Resources (ROAD)
http://www.kopertis12.or.id/2016/03/13/directory-of-open-access-scholarly-resources-road.html
Terdapat 13.745 open access resources dari 150 Negara siap diunduh, terdiri dari: 13.062 journal diantaranya 2.625 yang terindex Scopus 240 Academic Repositoriies 202 Monographic Series 126 Conference Proceeding 103 Scolarly Blogs.

…dst

2. Indonesia OneSearch by The National Library of Indonesia, 2016
http://www.kopertis12.or.id/2016/02/12/indonesia-onesearch-by-the-national-library-of-indonesia-2016.html
Terhimpun Journal dan ebook dari berbagai institusi dalam dan luar negeri.
Terdapat 2.734 Journal reputasi berbagai bidang ilmu, sebanyak 21.473.752 artikel jurnal full text avaiable SIAP DIUNDUH, tanpa perlu login.

…dst

3. Journals with Open Access options
http://journalfinder.elsevier.com
Dengan mengisi kata kunci title dan abstrak dan conteng kotak Filter : Limit to journals with Open Access options.

4. OAJ terindex Scopus yang dikelola Elsevier/Sciencedirect
http://www.sciencedirect.com/science/journals/all/all-open-access
Kelihatannya terdapat 2.282 jurnal, namun hanya Edisi tertentu dari jurnal tsb yg free.

5. OMICS Open Access Journals
http://www.omicsonline.org/open-access-journals-list.php
OMICS Internasional is current managing 700 + Open Access Journals in field of Clinical, Medical, Life Science, Pharma, Environmental, …

6. IEEE Xplore Digital Library
http://ieeexplore.ieee.org/Xplore/home.jsp

7. Browse Journals-Wiley Open Access
http://www.wileyopenaccess.com/view/journals.html

8. Directory of Open Access Journals
https://doaj.org

9. Open Access Journals Search Engine (OAJSE)
http://www.oajse.com

10. BookSC
The world’s largest scientific articles store. 50,000,000+ articles for free.
http://booksc.org/

11. Portal e-journal langganan Kemristekdikti
ProQuest: http://search.proquest.com
Cengage: http://infotrac.galegroup.com/itweb
Untuk Pencarian Terpadu: http://ristekdikti.summon.serialssolutions.com
Untuk peroleh username dan password ikuti ini:
http://simlitabmas.dikti.go.id/ejournal/Default.aspx

12. Gratis Unduh yang Berbayar (Pirate Bay for Scientists)

Untuk Fulltext Articles dari jurnal internasional reputasi berbayar yang terindex Scopus bisa melalui bbrp Pirate Bay for Scientists seperti Sci-hub, Libgen, Bookfi dsb yang walau domain lama termasuk Sci-hub.io yang barusan alm krn nama domain sudah terdaftar oleh China, tapi sudah ada domain2 baru pengganti.

Dunia akademik terperangkap oleh jurnal …

gambar jurnal

Dunia akademik terperangkap oleh jurnal …

joko luknanto

Yogyakarta, Minggu, 14 Februari 2016, pukul 06:37 wib.

Tujuan penelitian akademik di perguruan tinggi secara umum untuk mengungkap fakta-fakta baru atau terkini terkait obyek penelitian yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengertian yang lebih mendalam dari obyek penelitian.

Dalam melakukan penelitian ini, peneliti mungkin membutuhkan bantuan peneliti lain, atau membutuhkan verifikasi hasil penelitiannya. Oleh karena itu, peneliti membutuhkan interaksi dengan para peneliti bidang terkait. Diskusi intensif antar peneliti dalam bidang yang sama sangat bermanfaat. Adanya kebutuhan untuk diskusi, maka muncul ide agar hasil penelitian dipublikasikan supaya dapat menjadi bahan diskusi antara peneliti. Perlu diperhatikan bahwa diskusi-lah yang dibutuhkan, caranya dapat bermacam-macam, salah satunya adalah mempublikasikan hasil penelitian.

Oleh pebisnis, peluang ini digunakan untuk mengelola penerbitan jurnal yang dapat digunakan untuk publikasi hasil penelitian. Nah, ternyata pebisnis jurnal ilmiah sangat-sangat-sangat berhasil, menjadi bisnis yang sangat menguntungkan, seperti disajikan dalam Gambar 1. Lucu memang, produsen ide penelitian, baik yang ingin menerbitkan mau pun yang membutuhkan acuan, masing-masing harus membayar, kepada pihak ketiga yaitu penerbit jurnal.

Penelitian di dunia internasional pun terperangkap dengan jurnal melalui slogan 'publish or perish', di Indonesia semakin parah saja ...
Gambar 1. Rantai produksi publikasi jurnal: seharusnys vs kenyataan.
Jurnal sebenarnya hasil sampingan sebuah penelitian! Penerbit jurnal sangat kreatif untuk membisniskannya, sedangkan kalangan akademik (di Indonesia) terperangkap oleh jurnal untuk kenaikan pangkat dan memperoleh tunjangan. Oleh karena itu, bisnis jurnal semakin tidak sehat baik oleh ulah penerbit jurnal maupun dukungan terpaksa dari kalangan akademik. Pengembangan teknologi internet, terutama “content generator technology” membuat proses pembuatan naskah akademis menjadi penuh tipu-muslihat untuk dapat diterbitkan pada sebuah jurnal. Bahkan bagi penerbit jurnal yang betul-betul “ngawur” kasus pada Gambar 2 sangat bisa terjadi. Penulis sengaja membuat naskah akademik yang betul-betul-betul tidak bermutu, ternyata diterima oleh penerbit jurnal yang sama sekali tidak bermutu.


Gambar 2. Naskah akademik yang dipalsu untuk menunjukkan bahwa ada penerbit jurnal yang curang. (Situs asli, poster)
Komentar seorang kolega:

{…Saya merasakan dan mengamati hal yang sama seperti yang diungkapkan Pak Djoko Luknanto. Karena kebijakan Dikti dan desakkan meningkatkan peringkat global PT dengan “impact factor” sebagai barometer, banyak penelitan yang semata-mata diarahkan untuk publikasi tanpa memperhatikan “economic, sosial, practical, and innovative impact.” Yang penting masuk jurnal internasional karena poin dan koinnya tinggi! Sementara buku dan bahan ajar dan materi lain baik (cetakan atau dipublikasi via internet) kecil atau tidak ada sama sekali poinnya, padahal secara langsung meningkatkan keefektifan dan kualitas pemelajaran.

Tulisan Maziéres dan Kohler merupakan satir dan parodi yang pedas. Isi dan topik artikel di jurnal (khususnya di bidang sosial) hanya replikasi dari artikel-artikel sebelumnya. Di UGM mungkin suatu saatnya menyadari validitas GMOYFURL (Get Me Off Your Fucking University Ranking List) yang ironisnya tidak meningkatkan kualitas pendidikan.

Tampaknya semua itu dilandasi oleh semangat “publish or perish.”

…}

Komentar di atas menggambarkan kondisi di Indonesia. Keterperangkapan tersebut tidak hanya dalam kebutuhan jurnal, tetapi juga pemeringkatan perguruan tinggi. Hal ini secara sistemik bahkan didukung oleh institusi pendidikan di Indonesia, baik pelaku pendidikan tinggi mau pun lembaga eksekutif yang seharusnya meluruskannya. Pemeringkatan perguruan tinggi, dalam sepuluh tahun terakhir ini sedang naik daun. Kalau bisnis jurnal telah menjadi perangkap dan mendatangkan keuntungan bagi pebisnis yang jeli melihat peluang. Pebisnis tidak hanya berhenti di situ, mereka melihat pemeringkatan perguruan tinggi merupakan peluang bisnis yang dapat sangat menguntungkan di masa depan. Hayo kita lihat bagaimana kaum cerdik-cendekiawan di perguruan tinggi dengan sukarela dan bersemangat masuk perangkap.

Catatan: Kembali ke kasus jurnal di atas, mungkin karena melihat ketidakadilan tersebut, salah seorang peneliti tentang syaraf, yang kesulitan untuk mendapatkan acuan, melakukan tindakan yang cukup radikal. Peneliti wanita dari Rusia, Alexandra Elbakyan, menggunggah hampir setiap jurnal yang dibutuhkan oleh komunitas akademik secara ilegal di internet. Silakan baca selengkapnya di situs ini.

Acuan

Sumber : http://luk.staff.ugm.ac.id/artikel/perangkapjurnal.html

oleh Ir. Djoko Luknanto, M.Sc., Ph.D.
(Djoko Luknanto, Jack la Motta, Luke Skywalker)
(Alamat situs ini: http://luk.staff.ugm.ac.id/artikel/, http://luk.tsipil.ugm.ac.id/artikel/

StudentBlog theme is brought to you by Quasargaming.com online slot games such as Plenty on twenty, Fruits and sevens and Columbus deluxe.